Surat Berdarah

Surat Berdarah - Hallo sahabat Onebet303 Live : Jurnal Hororku, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Surat Berdarah, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Surat Berdarah
link : Surat Berdarah

Baca juga


Surat Berdarah

Sepeninggal kakaknya, Martha seakan tidak bisa melepaskan kepergian kakaknya yang begitu cepat. Kecelakaan yang harus merenggut nyawa kakaknya yang tercinta menyisakan secarik surat yang ditulis terakhir, dari Jeane untuk Martha.

“Martha, ingatlah bahwa aku selalu menyayangimu, kapanpun dan dimanapun,”
Itu adalah kilasan kata yang tersurat dari Jeane untuk Martha. Surat itu ditulis sehari sebelum Jeane mengalami kecelakaan bus bersama rombongan kawan sekolahnya.
“Sudahlah Martha, Jeane kakakmu sudah tenang di alam sana,” ucap ibu Martha di depan pusara Jeane. Martha hanya menangis di depan pusara kakaknya sembari memegangi surat terakhir dari kakaknya itu.
Martha dan ibunya pun kembali ke rumah. Martha yang masih terpukul langsung masuk ke kamar dan merebahkan badannya di kasur. Ia masih tak kuasa membendung air mata dan tak percaya kakak yang benar-benar ia sayangi telah meninggalkan dirinya untuk selamanya.
“Kakak, kakak,” Martha hanya bisa merengek sembari melihat fotonya bersama Jeane saat libur musim panas. Tanpa disadari Martha pun tertidur dalam larutan kesedihan dan kehilangan yang mendalam.
Dak.. dak… dakkk…
Martha terbangun karena suara benturan di loteng atas kamarnya. Martha baru sadar kalau ia terbangun dalam malam yang sunyi, dingin, nan gelap. Ia juga masih menggenggam surat dari kakaknya tersebut.



Martha mulai menaiki anak tangga menuju loteng, dengan sejuta kerinduan terhadap sang kakak. Ia melangkah seakan tertarik oleh kerinduan dalam hatinya.
“Martha… Martha… Martha…”
“Kakak, itukah dirimu? Tidak, tidak, Kakak sudah tiada,” gumam Martha yang masih dalam kesadaran yang setengah. Sebuah suara yang tak asing lagi untuk Martha, tetapi ia masih tak percaya akan suara itu.
Ketika Martha sudah sampai di loteng rumahnya, terasa suatu cairan hangat mengalir dari surat yang ia pegang. Martha melihat keanehan tersebut, dan ternyata surat itu mengeluarkan darah, darah segar berwarna merah nan hangat!
“Iya Martha, aku ada di depanmu!”
Pandangan Martha tiba-tiba teralihkan ke ujung loteng. Terlihat seorang wanita bergaun putih dengan bercak darah di sekujur gaunnya. Bermuka pucat dengan rambut pirang yang mengering, segenggam buket bunga layu juga ia bawa. Seorang yang tak asing dan sangat dirindukan oleh Martha.
“Martha, masihkah kau ingat denganku?”



Demikianlah Artikel Surat Berdarah

Sekianlah artikel Surat Berdarah kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Surat Berdarah dengan alamat link https://jurnal-hororku.blogspot.com/2021/09/surat-berdarah.html

Postingan populer dari blog ini

Siapa yang akun Bonceng Part 2

10 Game Kereta Api Terbaik di Android 2021/2022